Beranda F1 Dua Poin Lagi, Antonelli Bisa Juara Dunia F1 di Meksiko

Dua Poin Lagi, Antonelli Bisa Juara Dunia F1 di Meksiko

Kimi Antonelli cukup finis kesembilan pada GP Meksiko untuk mengunci gelar dunia F1 2026, apa pun hasil kedua rivalnya.

Pembalap Mercedes Kimi Antonelli mengenakan pakaian tim berwarna hitam
Kimi Antoneli, Pemba;ap F1 Mercedes. (Foto: IANS)

Bulatan Sport – Kimi Antonelli datang ke GP Meksiko dengan peluang besar memastikan gelar juara dunia F1 2026. Pembalap Mercedes berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan dua poin tambahan. Artinya, finis di posisi kesembilan pada balapan Minggu (1/11/2026) sudah cukup, tanpa harus menunggu hasil para pesaingnya.

Antonelli semakin dekat dengan gelar setelah memenangkan GP Amerika Serikat di Austin, 25 Oktober. Kemenangan kesembilannya musim ini membawa perolehan poinnya menjadi 365. Ia unggul 123 poin dari rekan setimnya, George Russell, dan 124 poin dari Lewis Hamilton yang membela Ferrari.

Mengapa Antonelli Hanya Membutuhkan Dua Poin?

Musim F1 2026 masih menyisakan lima balapan, dimulai dari GP Meksiko. Total poin maksimal yang bisa direbut seorang pembalap dari lima kemenangan adalah 125 poin.

Russell kini memiliki 242 poin. Jika memenangkan kelima balapan tersisa, ia hanya bisa menutup musim dengan 367 poin. Hamilton berada satu angka di belakang Russell dan maksimal dapat mengoleksi 366 poin jika menyapu seluruh kemenangan.

Sementara itu, Antonelli sudah memiliki 365 poin. Dengan tambahan dua poin, totalnya menjadi 367. Bahkan jika Russell akhirnya menyamai jumlah tersebut, Antonelli tetap unggul dalam perhitungan jumlah kemenangan balapan, karena telah mengantongi sembilan kemenangan musim ini.

Dua poin tersedia bagi pembalap yang finis kesembilan. Itulah mengapa hasil tersebut sudah cukup bagi Antonelli untuk memastikan gelar, apa pun yang dilakukan Russell dan Hamilton di Meksiko.

Mengapa Gelar Belum Terkunci di Austin?

Antonelli sebenarnya sudah memiliki kesempatan menjadi juara pada GP Amerika Serikat. Syaratnya tidak mudah: ia harus menang, sementara Russell finis kesembilan atau lebih rendah dan Hamilton finis kelima atau lebih rendah.

Antonelli berhasil menjalankan tugasnya. Ia merebut posisi start terdepan, kemudian mengendalikan balapan dengan strategi satu kali masuk pit. Setelah 56 putaran, ia finis 13,078 detik di depan Charles Leclerc. Max Verstappen menempati posisi ketiga.

Namun, Russell finis kedelapan dan Hamilton berada di urutan keempat. Hasil kedua pembalap itu membuat peluang mereka belum tertutup secara matematis dan pesta gelar Antonelli harus tertunda.

Baca Juga: Kimi Antonelli Bisa Kunci Gelar F1 2026 di GP Amerika Serikat, Ini Syaratnya

Mengutip laman Formula 1, Antonelli menyebut kemenangan Austin sebagai hasil yang sangat dibutuhkan Mercedes. Ia juga memuji keputusan tim memilih strategi satu kali pit stop, yang membantunya mempertahankan keunggulan sampai finis.

Jika Antonelli Gagal Masuk Sembilan Besar?

Finis kesembilan merupakan cara paling sederhana bagi Antonelli untuk memastikan gelar di Meksiko. Namun, ia tidak harus selalu masuk zona poin untuk menjadi juara akhir pekan ini.

Jika Antonelli gagal meraih poin dan Russell maupun Hamilton sama-sama tidak menang, gelar tetap menjadi miliknya. Hal itu karena dengan empat balapan tersisa, tidak ada lagi poin yang cukup bagi kedua pesaing untuk melampaui total Antonelli.

Situasi berbeda jika salah satu dari mereka memenangkan GP Meksiko. Kemenangan Russell atau Hamilton dapat membuat persaingan berlanjut, terutama jika Antonelli gagal menambah poin.

Baca Juga: Hamilton Gagal Podium GP Amerika, Soroti Kesalahan Setelan Ferrari

Sejak GP Jepang, Antonelli terus berada di puncak klasemen pembalap. Sebanyak sembilan kemenangan yang sudah diraihnya membuat ia memiliki keuntungan besar dibandingkan para pesaing.

Gelar Bersejarah Menunggu Pembalap Mercedes

Antonelli berusia 20 tahun dan baru menjalani musim keduanya di F1. Jika berhasil mengunci gelar, ia akan menjadi juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1, melampaui rekor Sebastian Vettel.

Namun, Antonelli tidak ingin hanya bergantung pada hasil buruk para rivalnya. Mengutip laman Formula 1, ia mengatakan ingin memastikan kejuaraan dengan penampilan yang bagus dan menikmati setiap momen menjelang akhir musim.

Bos Mercedes, Toto Wolff, juga memuji penampilan Antonelli di Austin. Menurutnya, itu salah satu penampilan terbaik sang pembalap, karena mampu menjaga kendali balapan meski berada di bawah tekanan.

Kapan GP Meksiko Berlangsung?

GP Meksiko digelar di Autodromo Hermanos Rodriguez pada 30 Oktober sampai 1 November 2026. Rangkaian latihan dimulai Jumat, lalu kualifikasi berlangsung Sabtu.

Balapan utama dijadwalkan pada Minggu (1/11/2026) pukul 14.00 waktu setempat, atau Senin (2/11/2026) pukul 03.00 WIB. Antonelli berpeluang memastikan gelar ketika balapan ke-19 musim ini selesai.

Jika gelar belum terkunci di Meksiko, persaingan berlanjut ke GP Brasil pada 6-8 November.