Beranda Bola Liga Indonesia Persib Jamu Melbourne Victory, Puncak Grup E Jadi Taruhan

Persib Jamu Melbourne Victory, Puncak Grup E Jadi Taruhan

Persib memimpin Grup E ACL Two dengan enam poin. Melbourne Victory membuntuti dua angka di belakang menjelang pertemuan di Bandung.

Sejumlah pemain sepak bola berseragam biru dan merah putih berebut bola udara di lapangan
Persib Jamu Melbourne Victory, Puncak Grup E Jadi Taruhan. (Foto: threads.com/@persib)

Bulatan Sport – Persib Bandung menghadapi ujian penting saat menjamu Melbourne Victory pada pertandingan ketiga Grup E AFC Champions League Two 2026/2027. Laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026) pukul 19.15 WIB, akan mempertemukan dua tim teratas klasemen sementara.

Persib memimpin Grup E dengan enam poin dari dua kemenangan. Melbourne Victory membuntuti di posisi kedua dengan empat poin, sehingga hasil pertemuan ini dapat mengubah persaingan menuju babak 16 besar.

Bagi Persib, kemenangan bukan hanya menjaga posisi pertama. Tambahan tiga poin juga akan memperlebar jarak dengan wakil Australia tersebut menjadi lima angka.

Dua Kemenangan Jadi Modal Persib

Persib mengawali perjalanan di fase grup dengan kemenangan 1-0 atas FC Seoul di Korea Selatan pada 16 September. Gol Julio Cesar memastikan Maung Bandung membawa pulang tiga poin dari pertandingan tandang pertamanya.

Pada laga berikutnya, Persib kembali menang dengan skor yang sama ketika menghadapi The Cong-Viettel dari Vietnam.

Mariano Peralta menjadi penentu kemenangan melalui tendangan penalti menjelang akhir babak pertama. Pertandingan berlangsung sengit hingga kedua tim harus kehilangan seorang pemain akibat kartu merah. Marc Klok menjadi pemain Persib yang diusir wasit, sementara The Cong-Viettel kehilangan Paulinho.

Hasil tersebut membuat Persib menjadi satu-satunya tim di Grup E yang memenangkan dua pertandingan pembuka.

Catatan pertahanannya juga cukup baik. Persib belum kebobolan dalam dua pertandingan tersebut, meskipun baru mencetak dua gol.

Kondisi itu memperlihatkan pentingnya menjaga keseimbangan permainan. Persib mampu memanfaatkan peluang untuk menang tanpa harus mencetak banyak gol.

Melbourne Victory Bukan Lawan Mudah

Melbourne Victory datang dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Pada pertandingan pembuka, tim asal Australia itu bermain imbang 1-1 melawan The Cong-Viettel. Mereka kemudian mengalahkan FC Seoul dengan skor 3-0.

Tiga gol kemenangan atas Seoul dicetak Guillermo May, Clarismario Santos, dan Jordi Valadon pada babak kedua.

Hasil tersebut menunjukkan Melbourne Victory memiliki kemampuan meningkatkan tekanan setelah jeda pertandingan. Persib perlu mewaspadai perubahan tempo permainan, terutama ketika lawan mulai menemukan ruang untuk menyerang.

Melbourne Victory juga lebih produktif daripada Persib dalam dua laga awal. Mereka telah mencetak empat gol, sedangkan Persib mengoleksi dua gol.

Namun, Melbourne Victory sudah kebobolan satu gol, sementara Persib masih menjaga gawangnya tetap bersih.

Perbedaan catatan itu memberi gambaran mengenai kekuatan masing-masing tim, tetapi tidak menjamin hasil ketika keduanya bertemu langsung.

Igor Tolic Tidak Ingin Persib Terlena

Pelatih Persib, Igor Tolic, menyadari bahwa dua kemenangan beruntun belum cukup untuk membuat timnya merasa lebih kuat daripada lawan.

Mengutip laman resmi I.League, Tolic menegaskan Persib tetap memandang Grup E sebagai persaingan yang sulit meskipun sementara berada di posisi teratas.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, kualitas lawan yang dihadapi Persib tidak berubah hanya karena timnya memenangkan dua pertandingan pertama.

Karena itu, pendekatan Persib tetap sama. Para pemain diminta berkonsentrasi pada setiap pertandingan dan tidak terlalu jauh memikirkan hasil akhir fase grup.

Tolic juga menempatkan kemenangan sebagai target utama ketika menghadapi Melbourne Victory.

Sikap tersebut cukup beralasan. Jika Persib kalah, Melbourne Victory akan mengoleksi tujuh poin dan mengambil alih posisi pertama. Sebaliknya, kemenangan akan membuat Persib semakin nyaman di puncak dengan sembilan poin.

Melbourne Victory Sudah Mempelajari Permainan Persib

Pelatih Melbourne Victory, Giovanni Savarese, mengakui pertandingan tandang melawan Persib tidak akan mudah.

Timnya telah mengamati penampilan Persib pada laga-laga sebelumnya. Savarese menilai kekuatan tuan rumah tidak hanya bertumpu pada satu pemain, melainkan pada kemampuan tim bermain bersama.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebugaran karena kedua klub menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Bagi Persib, pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa Melbourne Victory datang dengan persiapan matang.

Dukungan Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat dapat menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah. Namun, Persib tetap perlu menjaga konsentrasi, terutama saat kehilangan bola dan menghadapi serangan balik.

Persib Bisa Memperlebar Jarak di Grup E

Persib saat ini unggul dua poin atas Melbourne Victory. The Cong-Viettel menempati peringkat ketiga dengan satu poin, sedangkan FC Seoul belum mendapatkan angka.

Dua tim teratas Grup E berhak melaju ke babak 16 besar AFC Champions League Two.

Karena itu, pertandingan melawan Melbourne Victory mempunyai arti penting bagi peluang Persib melanjutkan langkah di kompetisi Asia.

Kemenangan akan membawa Persib mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan sekaligus memperlebar jarak dengan pesaing terdekatnya.

Meski demikian, Persib belum otomatis lolos hanya dengan memenangkan pertandingan ini. Masih ada laga fase grup yang harus dijalani setelah pertemuan pertama dengan Melbourne Victory.

Kedua tim juga dijadwalkan kembali berhadapan di Australia pada 4 November 2026.

Untuk sekarang, tugas Persib adalah memanfaatkan laga kandang dan mempertahankan catatan positif yang sudah dibangun. Hasil melawan Melbourne Victory akan menjadi ukuran penting seberapa jauh Maung Bandung mampu bersaing dengan tim kuat dari kawasan Asia.