Beranda F1 Bearman Tak Menyesal Senggol Gasly di GP Amerika

Bearman Tak Menyesal Senggol Gasly di GP Amerika

Ollie Bearman membela manuvernya terhadap Pierre Gasly di GP Amerika. Senggolan itu membuat mobil Haas rusak, terkena penalti, dan gagal finis.

Mobil balap Haas Formula 1 berwarna putih biru hitam melaju di lintasan
Bearman Tak Menyesal Senggol Gasly di GP Amerika. (Foto: haasf1team)

Bulatan Sport – Ollie Bearman tidak menyesali keputusannya mencoba menyalip Pierre Gasly pada Grand Prix Amerika Serikat 2026. Pembalap Haas itu menganggap manuver agresif diperlukan untuk mendapatkan poin, meskipun usahanya berakhir dengan senggolan, penalti 10 detik, dan kegagalan menyelesaikan balapan.

Insiden terjadi pada lap kedua di Circuit of The Americas, Austin, Minggu (25/10/2026). Bearman berusaha merebut posisi kesepuluh dari Gasly sebelum kedua mobil bersentuhan di Tikungan 13.

Mobil Haas mengalami kerusakan cukup parah sehingga Bearman kehilangan kecepatan. Ia akhirnya berhenti setelah menyelesaikan 24 dari 56 lap.

Berawal dari Perebutan Posisi Kesepuluh

Bearman memulai balapan dari posisi ke-13. Ia menggunakan ban lunak dan berhasil naik dua posisi pada lap pertama.

Kesempatan menambah posisi muncul ketika periode Virtual Safety Car berakhir pada lap kedua. Virtual Safety Car merupakan pembatasan kecepatan sementara ketika petugas perlu menangani kondisi berbahaya di lintasan.

Bearman mendekati Gasly yang mengendarai Alpine. Menjelang Tikungan 12, Gasly mengambil jalur bertahan untuk melindungi posisinya.

Bearman kemudian mencoba masuk dari sisi dalam pada Tikungan 13. Kedua mobil bersentuhan ketika pembalap Inggris itu berusaha melewati lawannya.

Bearman sempat berhasil menempati posisi kesepuluh. Namun, keuntungan tersebut tidak bertahan lama karena mobilnya mengalami kerusakan.

Pengawas balapan juga menilai Bearman bertanggung jawab atas senggolan tersebut dan menjatuhkan penalti waktu 10 detik.

Bearman Merasa Sudah Mendapat Ruang

Mengutip laman resmi Formula 1, Bearman menjelaskan bahwa Gasly sebenarnya memberikan ruang di sisi dalam tikungan.

Namun, menurut Bearman, ruang yang tersedia hanya cukup untuk sekitar setengah lebar mobil. Saat mencoba masuk, ia merasa sudah berada terlalu jauh untuk membatalkan manuver.

Bearman mengakui kedua mobil bersentuhan. Ia juga menyadari bahwa mobil Gasly kemungkinan mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Meski demikian, Bearman menilai senggolan itu merupakan insiden balapan, bukan tindakan yang disengaja.

Ia juga merasa kerusakan mobil sudah menjadi kerugian besar sebelum penalti dijatuhkan.

Bearman memperkirakan dirinya kehilangan sekitar satu detik setiap lap karena berkurangnya downforce. Istilah ini merujuk pada gaya aerodinamika yang membantu menekan mobil ke lintasan sehingga tetap stabil ketika melaju dan menikung.

Ketika kemampuan tersebut berkurang, mobil menjadi lebih sulit dikendalikan dengan kecepatan yang sama.

Mengapa Bearman Tetap Membela Manuvernya?

Bagi Bearman, keputusan mengambil risiko berkaitan langsung dengan keterbatasan performa Haas.

Melansir laman resmi Haas F1 Team, Bearman menyatakan timnya tidak selalu mempunyai mobil yang cukup cepat untuk merebut poin hanya dengan mengandalkan kecepatan.

Karena itu, pembalap perlu memanfaatkan kesempatan ketika posisi lawan bisa direbut.

Ia mengakui keberuntungan juga diperlukan. Namun, bermain terlalu aman menurutnya berisiko membuat Haas terus berada di belakang mobil yang lebih cepat.

Penjelasan itu menjadi alasan utama Bearman tetap membela keputusannya di Austin.

Ia tidak menolak kenyataan bahwa manuver tersebut gagal. Bearman justru menilai kesempatan mendapatkan posisi kesepuluh terlalu penting untuk dilewatkan ketika Haas sedang berjuang di papan tengah.

Kerusakan Memaksa Haas Menghentikan Balapan

Setelah senggolan, Bearman terus melaju meskipun performa mobilnya menurun.

Ia masuk pit pada lap ke-13 untuk mengganti ban lunak dengan ban keras. Haas kemudian memanggilnya kembali pada lap ke-22 untuk menggunakan ban medium sekaligus menjalani penalti 10 detik.

Namun, kerusakan yang terjadi sejak awal balapan tidak dapat diatasi hanya melalui pergantian ban.

Haas akhirnya memutuskan menghentikan mobil Bearman setelah 24 lap.

Rekan setimnya, Esteban Ocon, berhasil mencapai garis finis di posisi ke-14. Haas pun meninggalkan Austin tanpa tambahan poin.

Baca Juga: Kimi Antonelli Bisa Juara Dunia F1 di Meksiko, Cukup Tambah Dua Poin

Gasly Menilai Manuver Terlalu Berani

Gasly memiliki pandangan berbeda mengenai kejadian tersebut.

Pembalap Alpine itu menilai upaya Bearman cukup berani, tetapi terlalu optimistis mengingat ruang yang tersedia.

Gasly mengatakan senggolan tersebut membuat bagian bawah mobilnya mengalami kerusakan. Ia memperkirakan kehilangan sekitar lima sampai sepuluh detik waktu balapan akibat dampaknya.

Meski demikian, Gasly tetap berhasil finis kesepuluh dan membawa pulang satu poin untuk Alpine.

Ia menilai hasil tersebut cukup positif karena mobilnya tidak lagi berada dalam kondisi terbaik setelah bersentuhan dengan Bearman.

Gasly juga menganggap insiden itu mengurangi peluangnya mengejar Liam Lawson yang finis kesembilan bersama Racing Bulls.

Haas Masih Berjuang di Papan Tengah

Hasil GP Amerika membuat Haas tetap berada di posisi ketujuh klasemen konstruktor dengan 30 poin.

Kepala tim Haas, Ayao Komatsu, menilai masih ada hal positif dari penampilan kedua pembalap di Austin, terutama kemampuan mereka memperbaiki posisi pada awal balapan.

Menurut Komatsu, Bearman mempunyai kecepatan untuk bersaing memperebutkan posisi kesembilan atau kesepuluh apabila mobilnya tidak mengalami kerusakan.

Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa peluang tersebut hilang setelah senggolan dengan Gasly.

Baca Juga: Hamilton Gagal Podium GP Amerika, Soroti Kesalahan Setelan Ferrari

Haas kini mengalihkan perhatian ke GP Meksiko pada kalender F1 2026, 30 Oktober hingga 1 November.

Bagi Bearman, pelajaran dari Austin bukan berarti ia harus berhenti mengambil risiko. Ia tetap membutuhkan keberanian untuk bersaing, tetapi setiap manuver harus menghasilkan keuntungan yang sebanding dengan kemungkinan kehilangan posisi atau merusak mobil.