Beranda Bola Liga Italia AC Milan Kalah 2-4 dari Bologna, Mbangula Cetak Hat-trick

AC Milan Kalah 2-4 dari Bologna, Mbangula Cetak Hat-trick

AC Milan menelan kekalahan pertama di Serie A setelah kalah 2-4 dari Bologna. Samuel Mbangula mencetak hat-trick setelah Milan sempat unggul 2-1.

Cuplikan pertandingan sepak bola di kotak penalti, pemain berseragam merah hitam bertahan menghadapi serangan
AC Milan Kalah 2-4 dari Bologna.

Bulatan Sport – AC Milan menelan kekalahan pertama di Liga Italia 2026/2027 setelah takluk 2-4 dari Bologna di Stadion San Siro, Rabu (28/10/2026) waktu setempat. Samuel Mbangula menjadi penentu kemenangan tim tamu dengan mencetak tiga gol.

Milan sebenarnya sempat unggul 2-1 pada babak pertama berkat dua gol Alphadjo Cisse. Namun, Bologna membalikkan keadaan setelah jeda melalui gol bunuh diri Davide Bartesaghi dan dua gol tambahan Mbangula.

Hasil ini menghentikan catatan tak terkalahkan Milan di Serie A sekaligus menjadi pukulan bagi tim asuhan Ruben Amorim menjelang Derby Milan melawan Inter.

Milan Sempat Bangkit Setelah Tertinggal

Bologna membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan delapan menit. Nadir Zortea mengirim umpan dari sisi kanan yang diselesaikan Mbangula menjadi gol pertama tim tamu.

Milan tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas. Pada menit ke-14, Omari Hutchinson merebut bola di area pertahanan Bologna dan membantu menciptakan peluang bagi Cisse.

Penyerang berusia 20 tahun itu menyelesaikan peluang di depan gawang Lukasz Skorupski untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Milan kemudian berbalik unggul pada menit ke-27. Fikayo Tomori mengirim umpan silang ke depan gawang, dan Cisse menyambutnya untuk mencetak gol keduanya.

Keunggulan 2-1 bertahan hingga turun minum. Pada saat itu, Milan berada dalam posisi yang baik untuk mempertahankan catatan tanpa kekalahan.

Cisse menjadi pemain yang paling menonjol dari kubu tuan rumah. Namun, dua golnya belum cukup untuk membawa Milan mengamankan tiga poin.

Dua Gol dalam Waktu Singkat Ubah Pertandingan

Situasi berubah pada babak kedua ketika Bologna mulai meningkatkan tekanan.

Pelatih Bologna, Raffaele Palladino, memasukkan Juan Miranda pada menit ke-59. Keputusan tersebut langsung memberi dampak terhadap jalannya pertandingan.

Pada menit ke-60, Miranda mengirim bola melalui tendangan bebas. Davide Bartesaghi berusaha mengantisipasinya, tetapi bola justru masuk ke gawang Milan sendiri.

Gol bunuh diri itu membuat skor kembali imbang 2-2.

Hanya dua menit kemudian, Bologna mencetak gol ketiga. Miranda kembali terlibat dengan mengirim umpan kepada Mbangula, yang berhasil menaklukkan Mike Maignan.

Dalam waktu singkat, Milan berubah dari tim yang unggul menjadi tertinggal 2-3.

Melansir laman resmi AC Milan, tuan rumah kemudian memasukkan Francesco Camarda untuk menambah pilihan di lini serang. Penyerang muda tersebut sempat memperoleh peluang melalui sundulan, tetapi bola melebar dari gawang.

Milan terus mencoba menyamakan kedudukan. Akan tetapi, upaya menyerang membuat mereka meninggalkan ruang yang dapat dimanfaatkan Bologna.

Mbangula Lengkapi Hat-trick pada Menit ke-86

Bologna memastikan kemenangan ketika pertandingan memasuki menit ke-86.

Jens Odgaard memanfaatkan serangan balik sebelum mengirim bola kepada Mbangula. Penyerang asal Belgia itu menyelesaikannya untuk mencetak gol ketiga sekaligus mengubah skor menjadi 4-2.

Hat-trick tersebut menjadi pencapaian penting bagi Mbangula. Sebelum pertandingan melawan Milan, ia belum mencetak gol di Serie A musim ini bersama Bologna.

Penampilannya di San Siro menunjukkan betapa berbahayanya serangan Bologna, terutama ketika Milan mulai mengambil risiko untuk mengejar ketertinggalan.

Milan masih mendapat kesempatan memperkecil skor melalui Christian Pulisic menjelang akhir laga. Namun, sundulannya berhasil digagalkan Skorupski.

Hingga peluit akhir, Bologna mempertahankan keunggulan dua gol.

Kemenangan ini juga menjadi kemenangan tandang ketiga Bologna secara beruntun di Liga Italia.

Baca Juga: AC Milan Pantau Bruno Fernandes, Gaji Tinggi Jadi Kendala

Kekalahan Pertama Milan di Serie A

Milan memasuki pertandingan pekan kesembilan setelah belum pernah kalah dalam delapan pertandingan liga.

Kekalahan dari Bologna mengakhiri catatan tersebut. Rossoneri juga gagal mempertahankan rekor kemenangan kandang yang sebelumnya mereka miliki pada musim ini.

Dengan hasil tersebut, Milan berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 18 poin.

Bologna, sebaliknya, mendapatkan hasil berharga setelah berhasil membalikkan ketertinggalan di stadion lawan.

Dari sisi permainan, Milan mampu menunjukkan respons baik ketika tertinggal pada babak pertama. Namun, kesulitan mengendalikan pertandingan setelah jeda membuat dua gol Cisse tidak menghasilkan kemenangan.

Amorim Hadapi Derby Milan dengan Masalah Baru

Kekalahan ini datang pada saat yang kurang menguntungkan bagi Ruben Amorim.

Milan dijadwalkan menghadapi Inter dalam Derby della Madonnina pada Sabtu (31/10/2026). Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk segera bangkit.

Namun, persiapan Milan juga terganggu oleh kondisi Fikayo Tomori. Bek Inggris tersebut mengalami masalah fisik menjelang akhir babak pertama melawan Bologna dan harus digantikan saat jeda.

Kondisinya perlu dipantau sebelum derby karena Milan menghadapi jadwal padat setelah pertandingan melawan Inter.

Selain derby, Milan akan menjalani pertandingan Liga Europa menghadapi Ferencvaros, kemudian bertandang ke markas Genoa.

Baca Juga: Liga Italia Pekan 8: Napoli Tantang Roma, Inter Hadapi Fiorentina, Juventus dan Milan Main Dini Hari

Kekalahan dari Bologna memberi pekerjaan rumah bagi Milan, terutama dalam menjaga konsentrasi ketika unggul dan menghadapi perubahan permainan lawan.

Dua gol Cisse menunjukkan Milan masih mampu menciptakan peluang. Namun, kebobolan tiga gol pada babak kedua menjadi persoalan yang harus ditangani sebelum menghadapi Inter.

Bologna meninggalkan San Siro dengan kemenangan penting, sementara Milan harus segera memperbaiki performa agar kekalahan pertamanya tidak berlanjut menjadi rangkaian hasil buruk.