Bulatan Sport – Morgan Rogers menikmati awal kariernya bersama Chelsea dan mempunyai ambisi meraih berbagai gelar bersama klub London tersebut. Gelandang serang Inggris itu ingin terus berkembang setelah memperoleh peran penting pada musim pertamanya di Stamford Bridge.
Rogers bergabung dari Aston Villa pada Juli 2026 dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 117 juta pound. Ia mulai mendapatkan kepercayaan dalam tim asuhan Xabi Alonso, termasuk ketika mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 atas Manchester United pada Sabtu (31/10/2026).
Dalam wawancara dengan TNT Sports seusai pertandingan tersebut, Rogers mengungkapkan bahwa ia menikmati tantangan di Chelsea dan ingin terus mengambil tanggung jawab dalam tim. Namun, ambisinya meraih banyak trofi bukan pernyataan baru pada 2 November: keinginan itu telah ia sampaikan kepada British GQ dalam wawancara yang diterbitkan 21 Oktober 2026.
Rogers Nikmati Tantangan Baru di Chelsea
Kepindahan dari Aston Villa membuat Rogers menghadapi ekspektasi tinggi. Meski biaya transfernya besar, ia berusaha mempertahankan kebebasan berkreasi yang selama ini menjadi ciri permainannya.
Mengutip British GQ, Rogers menekankan pentingnya bermain berdasarkan naluri dan membaca ruang di lapangan. Ia ingin tetap berani mengambil keputusan meskipun menghadapi tuntutan di klub barunya.
Di Chelsea, Rogers membangun kerja sama dengan Cole Palmer dan Joao Pedro. Dalam wawancara yang diterbitkan laman resmi Chelsea pada 23 Oktober, Rogers menjelaskan bahwa variasi pergerakan ketiganya dapat menyulitkan lawan menentukan siapa yang harus dijaga.
Rogers Ingin Bersaing Memperebutkan Trofi
Ambisi Rogers tidak terbatas pada mencetak gol dan memberikan assist. Dalam wawancara British GQ pada 21 Oktober, ia menyatakan ingin bersaing memenangi setiap kompetisi yang diikuti Chelsea.
Ia juga menilai keberhasilan tim harus menjadi prioritas. Ketika Chelsea bermain baik dan para pemain berkontribusi, penghargaan individu dapat mengikuti hasil kolektif tersebut.
Keinginan itu merupakan target pribadi Rogers, bukan jaminan Chelsea akan meraih gelar pada musim 2026/2027. Klub masih harus menjaga konsistensi di berbagai kompetisi.
Gol Melawan Manchester United Tambah Kepercayaan Diri
Rogers tampil menentukan ketika Chelsea mengalahkan Manchester United 2-0 pada 31 Oktober. Ia mencetak gol pembuka pada menit ke-50 sebelum Cole Palmer menggandakan keunggulan melalui penalti.
Seusai pertandingan, melansir TNT Sports, Rogers menilai kemenangan itu penting untuk merespons hasil sulit Chelsea sepanjang pekan sebelumnya. Ia menyoroti peningkatan permainan pada babak kedua dan kebersamaan para pemain.
Penampilannya juga menunjukkan perkembangan adaptasi setelah kepindahan dari Aston Villa. Namun, satu kemenangan tidak cukup untuk mengukur keberhasilan sepanjang musim; Rogers masih perlu mempertahankan kontribusi secara konsisten.
Baca Juga: Chelsea Hajar Manchester United 2-0, Martinez Kartu Merah dan MU Makin Terpuruk
Peran Rogers dalam Serangan Chelsea
Rogers berusaha memberikan pilihan berbeda ketika Chelsea menyerang. Ia bisa bergerak membawa bola dari lini tengah, menarik penjagaan lawan, dan menciptakan ruang untuk pemain lain.
Kerja samanya dengan Palmer serta Joao Pedro memberi Chelsea variasi dalam membangun serangan. Mereka dapat bergantian mengisi ruang dan mencari celah di antara pemain bertahan lawan.
Baca Juga: Prediksi Chelsea vs MU: Duel Dua Tim dalam Tekanan
Dalam wawancara usai menghadapi Manchester United, Rogers juga menyampaikan keinginannya menjadi salah satu pemimpin dalam skuad. Ia melihat persaingan sehat antarpemain sebagai bagian dari upaya membantu tim.
Chelsea Perlu Jaga Konsistensi
Chelsea memasuki pekan berikutnya dengan modal kemenangan atas Manchester United, tetapi masih perlu memperbaiki hasil setelah sebelumnya kalah dari Tottenham dan tersingkir dari Piala Liga Inggris.
Pertandingan Liga Inggris melawan Sunderland pada 8 November menjadi kesempatan berikutnya bagi Rogers untuk menjaga kontribusinya. Harapan meraih banyak trofi akan bergantung pada kemampuan seluruh tim mempertahankan performa sepanjang musim.






