Beranda MotoGP Marquez Bisa Kunci Gelar MotoGP di Qatar, Martin Tunggu Tes Medis

Marquez Bisa Kunci Gelar MotoGP di Qatar, Martin Tunggu Tes Medis

Marquez unggul 44 poin menjelang GP Qatar, sementara Martin masih menunggu kepastian medis untuk kembali balapan.

Pembalap Ducati mengenakan baju balap merah mengangkat kepalan tangan sambil memegang bendera Spanyol di lintasan.
Marc Marquez semakin dekat dengan gelar MotoGP 2026 setelah memenangi GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). (Foto: MotoGP)

Bulatan Sport – Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 pada Grand Prix Qatar di Sirkuit Lusail, 6-8 November. Pembalap Ducati Lenovo Team itu datang dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin, yang masih menunggu kepastian medis untuk kembali membalap.

Marquez memimpin klasemen dengan 399 poin setelah memenangi GP Malaysia pada Minggu (1/11/2026). Jorge Martin menempati posisi kedua dengan 355 poin, diikuti Marco Bezzecchi yang mengumpulkan 332 poin.

Persaingan gelar kini memasuki tiga seri terakhir. Marquez memiliki kesempatan pertama untuk memastikan gelar juara dunia kelas utama kedelapannya sebelum musim berlanjut ke Portugal dan Valencia.

Namun, peluang tersebut bergantung pada hasil Sprint dan balapan utama Qatar, termasuk raihan poin Martin dan Bezzecchi.

Syarat Marc Marquez Menjadi Juara Dunia di Qatar

Marquez harus meraih setidaknya 30 poin lebih banyak daripada Martin sepanjang akhir pekan di Lusail. Ia juga perlu mengungguli perolehan poin Bezzecchi dengan selisih minimal delapan angka.

Kedua persyaratan itu harus terpenuhi agar Marquez dapat memastikan gelar pada Minggu (8/11/2026).

Keunggulan Marquez atas Martin saat ini mencapai 44 poin. Jika selisih tersebut bertambah menjadi 74 poin setelah GP Qatar, Martin tidak lagi bisa merebut gelar karena kalah dalam perhitungan jumlah kemenangan apabila kedua pembalap mengakhiri musim dengan poin sama.

Dua seri terakhir, Portugal dan Valencia, masih menyediakan maksimal 74 poin. Jumlah tersebut berasal dari 12 poin kemenangan Sprint dan 25 poin kemenangan Grand Prix pada masing-masing seri.

Marquez juga membutuhkan hasil Sprint yang cukup kuat. Finis minimal kelima pada Sabtu menjadi syarat agar peluang mengunci gelar pada Minggu tetap terbuka.

Dengan demikian, kemenangan di Qatar saja belum otomatis menjamin gelar. Marquez tetap membutuhkan hasil yang menguntungkan dibandingkan kedua pembalap Aprilia Racing tersebut.

Baca Juga: Peta Perebutan Gelar MotoGP 2026: Marquez Unggul 10 Poin

Jorge Martin Masih Menunggu Pemeriksaan Medis

Di tengah peluang Marquez memastikan gelar, kondisi Jorge Martin menjadi perhatian menjelang dimulainya GP Qatar.

Pembalap Aprilia Racing itu mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan setelah terjatuh pada Sprint GP Australia di Phillip Island, 24 Oktober 2026.

Martin sempat mencoba kembali membalap pada GP Malaysia. Namun, ia memutuskan mundur sebelum kualifikasi karena kondisi tangannya belum memungkinkan untuk melanjutkan akhir pekan balapan.

Keputusan tersebut membuat Martin kehilangan kesempatan menambah poin di Sepang. Sementara itu, Marquez finis kedua pada Sprint dan memenangi balapan utama.

Aprilia Racing telah mengumumkan rencana Martin untuk kembali ke lintasan di Qatar. Ia menjalani perawatan lanjutan di Spanyol setelah meninggalkan Malaysia dan berusaha memulihkan kondisinya sebelum rangkaian balapan berikutnya.

Meski demikian, Martin masih harus melewati pemeriksaan medis yang dijadwalkan pada Kamis (5/11/2026). Kelayakannya untuk mengikuti kegiatan di lintasan belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan tersebut diumumkan.

Martin juga belum mengetahui seberapa baik kondisi tangannya akan merespons tuntutan mengendarai motor MotoGP. Karena itu, kehadirannya di Qatar tidak dengan sendirinya menjamin ia mampu menyelesaikan seluruh sesi.

Baca Juga: MotoGP Qatar 2026 Terancam Sepi, Lima Pembalap Dipastikan Absen

Bezzecchi Juga Bisa Menunda Gelar Marquez

Selain Martin, Marco Bezzecchi masih memiliki peluang matematis dalam perebutan gelar MotoGP 2026.

Pembalap Aprilia itu tertinggal 67 poin dari Marquez setelah GP Malaysia. Dengan 111 poin maksimal yang masih tersedia sebelum GP Qatar, Bezzecchi belum tersingkir dari persaingan.

Bezzecchi finis ketiga pada Sprint Malaysia, tetapi hanya mampu menempati posisi keenam dalam balapan utama. Hasil tersebut membuat jaraknya dari Marquez semakin lebar.

Untuk menunda kepastian gelar, Bezzecchi perlu mempertahankan selisih poin yang cukup dekat agar masih bisa mengejar Marquez pada dua seri terakhir.

Baca Juga: Ducati Akui Tiga Seri Terakhir Lebih Cocok untuk Aprilia

GP Qatar menjadi seri ke-20 MotoGP 2026. Balapan di Lusail dijadwalkan berlangsung pada malam hari, dengan Sprint pada Sabtu (7/11/2026) dan Grand Prix pada Minggu (8/11/2026).

Jika Marquez gagal memenuhi syarat gelar di Qatar, perebutan juara dunia berlanjut ke GP Portugal pada 20-22 November, sebelum musim ditutup di Valencia.