Beranda MotoGP Jorge Martin Lolos Q2 meski Nyeri saat Time Attack di Qatar

Jorge Martin Lolos Q2 meski Nyeri saat Time Attack di Qatar

Martin menempati posisi ketujuh Practice Qatar meski pergelangan tangan kanannya masih nyeri saat mengejar waktu tercepat.

Jorge Martin mengendarai motor Aprilia bernomor 89 saat menikung di lintasan.
Jorge Martin dalam rangkaian MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail. (Foto: Crash.net)
Pilih Bulatan Sport di GoogleJadikan kami sumber pilihan Anda.

Bulatan Sport – Jorge Martin berhasil mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2) MotoGP Qatar 2026 meski masih mengalami nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Pembalap Aprilia itu menempati posisi ketujuh dalam sesi Practice di Sirkuit Lusail, Jumat (6/11/2026) malam.

Martin mencatat waktu 1 menit 51,041 detik, terpaut 0,635 detik dari Fabio Di Giannantonio yang menjadi pembalap tercepat. Hasil tersebut membuatnya tidak perlu mengikuti Q1 pada Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga: Hasil Practice MotoGP Qatar 2026, Di Giannantonio Pecahkan Rekor

Keberhasilan itu menjadi perkembangan positif setelah Martin mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan dalam Sprint MotoGP Australia. Cedera tersebut sebelumnya memaksanya mengundurkan diri dari rangkaian GP Malaysia sebelum kualifikasi.

Martin Masih Kesulitan saat Time Attack

Martin menunjukkan peningkatan kondisi fisik sepanjang sesi Jumat. Ia menempati posisi kelima pada latihan bebas pertama (FP1), kemudian mengakhiri Practice di urutan ketujuh.

Meski posisi akhirnya turun dua tingkat, Martin merasakan perkembangan positif dalam mengendalikan motor RS-GP26. Tenaganya mulai kembali, terutama dibandingkan dengan kondisinya ketika mencoba membalap di Malaysia.

“Saat saya mencoba memacu motor lebih keras, rasa sakitnya semakin terasa,” kata Martin, dikutip dari laman resmi Aprilia Racing.

Rasa sakit tersebut menjadi hambatan ketika Martin berusaha mencatat waktu tercepat. Ia masih kesulitan melakukan perubahan arah dan memiringkan motor karena kekuatan pergelangan tangan kanannya belum pulih sepenuhnya.

Martin juga mengalami nyeri punggung akibat menggunakan bagian tubuh lainnya untuk mengimbangi keterbatasan tenaga pada tangan yang cedera.

Pada upaya terakhir memburu waktu tercepat, Martin hanya melakukan satu putaran. Ia merasa tidak memiliki tenaga yang cukup untuk kembali mencoba memperbaiki catatan waktunya.

Meski demikian, satu putaran tersebut sudah cukup membawanya langsung ke Q2.

Aprilia Tempatkan Empat Pembalap di Q2

Selain keberhasilan Martin, Aprilia mencatat hasil positif dalam Practice MotoGP Qatar.

Marco Bezzecchi menjadi pembalap Aprilia tercepat dengan menempati posisi ketiga. Raul Fernandez berada di urutan kelima, Martin ketujuh, sedangkan Ai Ogura melengkapi sepuluh besar di posisi kesembilan.

Hasil itu membuat empat pembalap pengguna motor Aprilia RS-GP26 langsung lolos ke Q2.

Baca Juga: Marquez Bisa Kunci Gelar MotoGP di Qatar, Martin Tunggu Tes Medis

Manajer tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, memberikan penilaian positif terhadap keberhasilan Martin memenuhi target kualifikasi meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik.

Bonora juga menyatakan tim akan terus memperbaiki performa motor untuk membantu kedua pembalap pabrikan menghadapi sisa akhir pekan di Qatar.

Kondisi Martin Jadi Tantangan Menjelang Sprint

Keberhasilan lolos Q2 menjaga peluang Martin untuk mendapatkan posisi start yang kompetitif. Namun, kondisinya masih harus diuji dalam sesi kualifikasi dan balapan yang menuntut kemampuan fisik lebih besar.

Martin juga masih berusaha mempertahankan peluang dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2026. Sebelum GP Qatar, ia tertinggal 44 poin dari Marc Marquez yang memimpin klasemen.

Martin tidak ingin terlalu jauh memperkirakan hasil balapan. Ia memilih mengevaluasi kondisi fisiknya setelah menjalani setiap sesi sebelum menentukan seberapa jauh mampu memacu motor.

Q2 MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/11/2026) pukul 19.05 WIB, sedangkan Sprint dimulai pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Qatar 2026: Sprint Sabtu, Race Minggu Pukul 23.00 WIB

Martin berharap peningkatan kondisi yang dirasakan sepanjang Jumat berlanjut saat kualifikasi. Ia menilai start dari dua baris terdepan bisa menjadi modal penting untuk mengumpulkan poin, tetapi kemampuannya mempertahankan kecepatan sepanjang balapan masih belum pasti.

Iklan