Beranda Bola Liga Italia Inter Milan Bersiap Hadapi Como, Stones dan Jones Kembali Berlatih

Inter Milan Bersiap Hadapi Como, Stones dan Jones Kembali Berlatih

Chivu mendapat tambahan pilihan setelah Stones dan Jones kembali berlatih, tetapi Lautaro masih absen jelang laga Como.

Carlos Augusto mengenakan seragam biru dan hitam Inter Milan saat berada di lapangan.
Carlos Augusto, Inter Milan. (Foto: Cnn Brasil)
Pilih Bulatan Sport di GoogleJadikan kami sumber pilihan Anda.

Bulatan Sport – Inter Milan mematangkan persiapan menghadapi Como 1907 pada pekan ke-11 Liga Italia 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (8/11/2026) pukul 18.00 waktu Italia atau Senin (9/11/2026) pukul 00.00 WIB.

Pelatih Cristian Chivu memimpin sesi latihan di Appiano Gentile pada Jumat (6/11/2026). Inter mendapat tambahan pilihan pemain setelah John Stones dan Curtis Jones kembali mengikuti latihan bersama tim.

Pertandingan melawan Como menjadi kesempatan Inter untuk kembali meraih kemenangan di Serie A setelah kalah 1-3 dari AC Milan pada Derby della Madonnina, 31 Oktober lalu.

Namun, Como bukan lawan yang mudah. Tim asuhan Cesc Fabregas datang dengan empat kemenangan liga beruntun dan hanya terpaut dua poin dari Inter di papan atas klasemen.

Chivu Dapat Tambahan Pemain Jelang Inter vs Como

Persiapan Inter berjalan dengan perkembangan positif setelah sejumlah pemain kembali pulih dari masalah kebugaran.

John Stones dan Curtis Jones mengikuti latihan penuh bersama skuad pada 6 November. Keduanya sebelumnya harus menepi karena masalah fisik, tetapi kini berpeluang kembali masuk daftar pemain untuk pertandingan melawan Como.

Benjamin Pavard juga sudah bergabung kembali dengan kelompok latihan. Meski demikian, kehadiran ketiganya belum memastikan siapa yang akan menjadi starter pada laga Minggu.

Inter masih harus bermain tanpa kapten Lautaro Martinez dan Luis Henrique. Keduanya belum tersedia dan diperkirakan baru kembali setelah jeda internasional November.

Alessandro Bastoni menjadi pilihan tambahan bagi Chivu di lini belakang. Bek asal Italia tersebut kembali tersedia setelah menjalani skorsing UEFA yang membuatnya absen ketika Inter menghadapi Feyenoord.

Di lini depan, Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito menjadi opsi untuk mengisi posisi penyerang. Esposito baru mencetak gol dalam kemenangan atas Feyenoord, sementara Thuram sudah mengoleksi lima gol di Serie A musim ini.

Baca Juga: Jadwal Liga Italia 7-9 November 2026: Inter vs Como

Inter Ingin Bangkit setelah Kalah dari AC Milan

Inter memiliki modal kemenangan 3-0 atas Feyenoord pada pertandingan Liga Champions, Selasa (3/11/2026). Yann Bisseck membuka keunggulan, disusul gol Francesco Pio Esposito dan Piotr Zielinski.

Hasil tersebut memberikan respons positif setelah Inter menelan kekalahan 1-3 dari AC Milan pada pertandingan liga sebelumnya.

Kekalahan dalam derby membuat Inter turun ke peringkat kedua klasemen. Nerazzurri mengoleksi 25 poin dari sepuluh pertandingan, tertinggal tiga angka dari Lazio yang berada di puncak.

Inter masih memiliki catatan kandang yang kuat. Dalam lima pertandingan Serie A di Giuseppe Meazza musim ini, mereka selalu menang dan mencetak total 17 gol.

Tim asuhan Chivu juga sudah menghasilkan 26 gol dalam sepuluh pertandingan liga. Produktivitas tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Inter ketika menghadapi pertahanan Como yang baru kebobolan delapan kali.

Como Datang dengan Empat Kemenangan Beruntun

Como sedang menjalani periode positif di bawah arahan Fabregas. Mereka meraih empat kemenangan beruntun di Liga Italia, termasuk kemenangan 1-0 atas Venezia pada 1 November.

Lucas Da Cunha menjadi penentu kemenangan atas Venezia melalui gol penalti pada babak pertama. Hasil tersebut membantu Como mempertahankan posisi di papan atas.

Como kemudian mencatat kemenangan besar 9-1 atas Lens dalam pertandingan Liga Champions pada 4 November. Anastasios Douvikas mencetak tiga gol dalam kemenangan tersebut.

Baca Juga: Como Hancurkan Lens 9-1 di Liga Champions, Douvikas Cetak Hat-trick

Performa tersebut membuat Como datang ke San Siro dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka kini menempati peringkat keempat Serie A dengan 23 poin dari sepuluh pertandingan.

Kemenangan atas Inter akan membawa Como melewati tuan rumah dalam klasemen. Namun, tim asuhan Fabregas juga menghadapi tantangan besar karena Inter memiliki rekor pertemuan yang sangat baik atas mereka.

Duel Penguasaan Bola Jadi Tantangan Inter

Inter dan Como sama-sama mengandalkan penguasaan bola untuk membangun serangan. Keduanya termasuk tim dengan persentase penguasaan bola dan jumlah tembakan tertinggi di Serie A musim ini.

Como biasa menggunakan formasi 4-2-3-1. Nico Paz, Martin Baturina, dan Lucas Da Cunha memiliki peran penting dalam menciptakan ruang di sekitar kotak penalti lawan.

Pergerakan pemain sayap serta bek yang aktif membantu serangan memberikan Como beberapa cara untuk memasuki area pertahanan lawan. Inter perlu menjaga jarak antarlini agar tidak memberikan terlalu banyak ruang kepada pemain kreatif Como.

Di sisi lain, Inter memiliki keunggulan pengalaman dan rekor kandang. Nerazzurri memenangi 11 pertemuan terakhir melawan Como di Serie A. Dalam 15 pertandingan liga melawan Como di San Siro, Inter mencatat 14 kemenangan.

Baca Juga: Como Kalahkan Venezia 1-0, Penalti Lucas Da Cunha Jadi Penentu

Pertandingan ini menjadi ujian bagi Inter untuk mempertahankan rekor positif di kandang sekaligus memperbaiki posisinya dalam persaingan gelar. Como memiliki kesempatan memperkecil jarak dengan papan atas jika mampu melanjutkan tren kemenangan mereka.

Iklan