
Bulatan Sport – Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengakui Manchester United tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan di Old Trafford. Kedua tim akan bertemu pada pekan ke-10 Liga Inggris 2026/2027, Minggu (8/11/2026) pukul 23.30 WIB.
Emery belum pernah membawa Aston Villa menang di Old Trafford sejak menangani klub tersebut sekitar empat tahun lalu. Catatan itu menjadi perhatian sang pelatih meskipun Manchester United sedang mengalami kesulitan di kompetisi domestik.
“Old Trafford merupakan tantangan besar bagi saya dan para pemain,” kata Emery, dikutip dari laman resmi Aston Villa, Jumat (6/11/2026).
Emery menegaskan bahwa timnya harus menunjukkan kemampuan terbaik, baik secara individu maupun kolektif, untuk mendapatkan hasil positif di markas Manchester United.
Rekor Buruk Emery di Old Trafford
Aston Villa selalu mengalami kekalahan ketika bertandang ke Old Trafford selama masa kepelatihan Emery. Catatan tersebut mencakup pertandingan Liga Inggris dan Piala Liga Inggris.
Pada pertemuan terbaru di Old Trafford, 15 Maret 2026, Villa kalah 1-3 dari Manchester United. Casemiro, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko mencetak gol untuk tuan rumah, sementara Ross Barkley menyumbangkan satu gol bagi tim tamu.
Emery juga mengingat kembali kekalahan pada pekan terakhir musim 2024/2025. Saat itu, Villa masih bersaing untuk mendapatkan tiket Liga Champions, tetapi gagal mencapai target setelah kalah dari United.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Aston Villa: Skor Imbang 1-1
Rekor pertemuan di kandang semakin memperlihatkan tantangan Villa. Dari 31 pertandingan kandang melawan Aston Villa di era Premier League, Manchester United meraih 24 kemenangan dan hanya dua kali kalah.
Emery Tetap Waspadai Manchester United
Manchester United belum menemukan konsistensi di Liga Inggris musim ini. Menjelang pekan ke-10, tim asuhan Michael Carrick berada di peringkat ke-17 dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan.
Aston Villa memiliki catatan lebih baik dengan 12 poin dan menempati posisi ke-10. Meski begitu, Emery tidak menganggap posisi klasemen sebagai jaminan bahwa timnya akan lebih mudah meraih kemenangan.
Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Manchester United masih memiliki kualitas untuk memperbaiki performa di kompetisi domestik. Ia juga menyoroti keberhasilan Setan Merah tampil di Liga Champions musim ini.
Manchester United mendapat tambahan kepercayaan diri setelah mengalahkan AS Roma 3-2 di Liga Champions pada 3 November. Kemenangan tersebut mengakhiri sembilan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Baca Juga: MU vs Aston Villa: Ujian setelah Kemenangan atas Roma
Sebaliknya, Aston Villa harus bangkit setelah kalah 0-3 dari Barcelona pada pertandingan Liga Champions terakhir mereka. Emery mengakui timnya masih melakukan kesalahan dalam membangun serangan dan belum selalu mampu memanfaatkan peluang.
Aston Villa Hadapi Masalah di Posisi Bek Kanan
Persiapan Aston Villa juga dipengaruhi kondisi sejumlah pemain. Matty Cash dipastikan absen akibat skorsing setelah mengumpulkan lima kartu kuning di Liga Inggris.
Aaron Wan-Bissaka berpeluang kembali setelah melewatkan lima pertandingan karena cedera. Namun, Emery masih harus mengevaluasi kondisi bek tersebut melalui latihan terakhir sebelum menghadapi Manchester United.
Matteo Ruggeri juga belum siap bermain karena masih menjalani pemulihan, sedangkan Amadou Onana tetap absen akibat cedera jangka panjang.
Manchester United menghadapi masalah serupa. Carlos Baleba dipastikan menepi selama beberapa pekan akibat cedera hamstring, sementara Lisandro Martinez harus menjalani skorsing satu pertandingan.
Baca Juga: Carlos Baleba Cedera, Manchester United Kehilangan Gelandang Beberapa Pekan
Pertandingan di Old Trafford menjadi laga terakhir kedua tim sebelum jeda internasional November. Bagi Emery, pertemuan ini sekaligus membuka kesempatan untuk mengakhiri catatan tanpa kemenangan bersama Aston Villa di markas Manchester United.





